Berita

Pernyataan sikap elite partai politik tolak sistem proporsional tertutup/Net

Politik

Sikap Delapan Parpol Tolak Proporsional Tertutup Patut Diapresiasi

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 17:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap delapan partai politik (parpol) yang menolak pemilu sistem proporsional tertutup patut diapresiasi dalam menjaga iklim demokrasi di Indonesia sesuai dengan agenda reformasi 98.

"Apa yang dilakukan oleh Golkar dan PPP serta enam parpol lainnya yang ada di DPR RI patut kita apresisasi dalam menjaga iklim demokratisasi di Indonesia," ujar Direktur Laboratorium Suara Indonesia, Albertus Dino kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/1).

Albertus menilai, Partai Golkar dan PPP yang dilahirkan sebelum reformasi, bersama dengan enam parpol yang dilahirkan paska reformasi harus menjadi garda terdepan untuk menjaga agenda reformasi 98 untuk menciptakan demokratisasi di Indonesia.


"Sebab dari sistim yang demokratis hasil reformasi sudah banyak menghasilkan pemimpin pemimpin yang unggul seperi Jokowi, Ahok, Ridwan Kamil, yang tidak mudah didikte oleh ketum parpol untuk menjalankan visi dan misinya," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya