Berita

Elite parpol bahas sistem proporsional tertutup di di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1)/RMOL

Politik

AHY: Sistem Proporsional Tertutup Merampas Hak Demokrasi Rakyat

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 16:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mayoritas partai politik tegas menolak wacana sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024, yang sedang menjadi objek gugatan oleh sejumlah politisi terhadap UU 7/2017 tentang Pemilu di Mahkamah Konstitusi.

Adapun penggugat yang dimaksud adalah Demas Brian Wicaksono yang merupakan pengurus PDIP Cabang Probolinggo dan Yuwono Pintadi sebagai anggota Partai Nasdem, serta empat orang lainnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan bahwa adanya sistem proporsional tertutup merampas hak rakyat dalam berdemokrasi.


“Jangan sampai ada hak rakyat dalam demokrasi yang dirampas. Kita tidak ingin membeli kucing dalam karung,” ujar AHY di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1).

Putra pertama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini, mengatakan pemimpin ke depan harus mampu membawa perubahan dengan adanya sistem proporsional terbuka maka pemerintah telah menjalankan amanah UU yang berlaku hari ini.

Atas dasar itu, Demokrat tegas menolak sistem proporsional tertutup dan berharap kader partai politik memiliki peluang yang sama untuk melenggang ke Senayan dengan dipilih langsung oleh rakyat.

"Secara internal parpol perlu menjaga semangat kadernya, tentu kami berharap parpol punya peluang yang adil jangan sampai mereka yang berjuang rontok karena sistem. Semoga ini bukan hanya perjuangan parpol tapi elemen masyarakat,” pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya