Berita

Serangan Rusia ke Ukraina/Net

Dunia

Akhiri Gencatan Senjata, Rusia Janji Raih Kemenangan di Ukraina

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 13:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah mengakhiri gencatan senjata selama Natal Ortodoks dan berjanji untuk melanjutkan pertempuran sampai mencapai kemenangan.

Gencatan senjata sepihak selama 36 jam yang diumumkan oleh Presiden Vladimir Putin pada Jumat (6/1) telah berakhir pada Minggu (8/1).

Gencatan senjata dilakukan lantaran sebagian besar umat Kristen Ortodoks di Rusia dan Ukraina merayakan Natal pada 7 Januari.


Setelah gencatan senjata, Kremlin mengatakan Moskow akan terus maju dengan apa yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina.

"Tugas yang ditetapkan oleh presiden (Putin) untuk operasi militer khusus akan tetap dipenuhi. Dan pasti ada kemenangan," kata wakil kepala staf pertama Putin, Sergei Kiriyenko, seperti dikutip TASS.

Memasuki bulan ke-11, perang antara Rusia dan Ukraina telah menewaskan ribuan orang, jutaan orang lainnya terlantar.

Gubernur wilayah Donetsk di Ukraina, Pavlo Kyrylenko, mengatakan  ada sembilan serangan rudal di wilayah itu dalam semalam, termasuk tujuh di Kota Kramatorsk yang babak belur. Informasi awal, tidak ada korban jiwa.

Ledakan juga terdengar di Kota Zaporizhzhia, pusat administrasi wilayah Zaporizhzhia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (4/1) mengatakan Rusia sedang merencanakan serangan baru yang besar.

Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa Belarus, pendukung setia Moskow, dapat digunakan sebagai pos persiapan untuk menyerang Ukraina dari utara.

Saluran Telegram tidak resmi yang memantau aktivitas militer di Belarus melaporkan sekitar 1.400 hingga 1.600 tentara Rusia tiba dari Rusia ke kota timur laut Vitebsk di Belarus selama dua hari terakhir.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya