Berita

Mahfud MD dan Rizal Ramli/Net

Publika

Siapa Salah: Mahfud atau Rizal?

OLEH: RADHAR TRIBASKORO*
SABTU, 07 JANUARI 2023 | 07:05 WIB

MAHFUD MD mengklarifikasi bahwa pernyataannya tentang "malaikat masuk sistem jadi iblis" adalah dalam konteks pilkada.

Dengan pilkada seperti sekarang yang penuh politik uang, pemenang pilkada akan terdorong untuk korup demi mengembalikan miliaran uang yang telah dikeluarkannya. Karena pilkada kepala daerah dari malaikat jadi iblis, kata Mahfud.

implikasinya: Mahfud mengklaim dirinya bukan iblis karena ia menjadi pejabat yang ditunjuk, bukan dipilih.


Tetapi bagaimana kalau boss adalah iblis karena, sesuai dengan definisi Mahfud, adalah orang yang dipilih dalam pemilu langsung. Bisakah malaikat jadi bawahan iblis?

Ataukah malaikat harus berubah menjadi iblis supaya bisa jadi bawahan iblis? Lalu salahnya Rizal di mana?

Kalau soal bodoh dan ngawur, coba lihat argumen profesor ini. Dia bilang korupsi muncul dari sistem pilkada yang menerapkan pemilu langsung. Mari kita cek dari kenyataan gamblang saja (self-evidence).

Kenyataan itu: pemilu langsung di seluruh negara demokrasi berlangsung bersih dan jurdil. Hasilnya: kepala daerah terpilih kompeten dan terpercaya, wilayahnya semua maju.

Kalau di sini pemilu langsung menghasilkan pemerintahan yang korup, salah sistem pemilu atau salah orang dan salah sistem-sistem yang lainnya? Hanya orang bodoh dan ngawur yang akan menyalahkan sistem pemilu.

*Penulis adalah Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya