Berita

Anies Baswedan dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Capres Lain Ketiban “Berkah” jika Anies Enggak Dapat Tiket Nyapres

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 15:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang bagi tokoh-tokoh yang muncul di bursa capres 2024 semakin besar apabila mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mendapatkan tiket untuk maju pada Pemilu 2024 alias Partai Nasdem gagal berkoalisi untuk mengusung Anies sebagai capres.

Tokoh-tokoh itu antara lain Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, hingga Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin soal pernyataan Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah yang memprediksi Anies berpotensi tidak dicapreskan Nasdem pada Pemilu 2024.


“Kalau Anies tidak jadi nyapres atau dicapreskan. Artinya membuka ruang bagi capres lain untuk bertarung. Kalau Anies tidak maju kita lihat juga nanti siapa punya elektabilitas lumayan untuk bisa bersaing. Apakah Puan, Prabowo, Airlangga atau AHY dll,” kata Ujang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/1).

Menurut Ujang, jika Anies memang “diperalat” hingga pada last miniutes urung dicapreskan oleh Nasdem, maka capres-capres lain akan ketiban berkah. Pasalnya, elektabilitas dan popularitas hingga integritas Anies masih menjadi pertimbangan berbagai tokoh hingga politisi.

“Tentu kalau Anies tidak dapat tiket, akan menjadi berkah bagi capres lain yang menginginkan Anies tidak lolos sebagai capres di 2024,” demikian Ujang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya