Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Global

Zelensky: Tidak Ada Alasan bagi Barat untuk Tidak Mengirim Tank ke Kyiv

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 06:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak ada alasan bagi negara-negara Barat untuk tidak memasok persenjataannya, terutama tank tempur, ke Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan hal itu dalam saluran Telegram pada Kamis (5/1), ketika ia memuji langkah Prancis yang akan mengirimkan tank beroda AMX-10 RC ke Ukraina.

Menurutnya, langkah  Prancis itu telah memberikan sinyal yang cukup jelas bahwa tidak ada alasan rasional untuk menjelaskan mengapa tank Barat belum dipasok ke Ukraina.


Ini juga sekaligus sindiran bagi Jerman yang sampai saat ini belum memenuhi permintaan Ukraina tentang pasokan sejata.

Kyiv  dalam beberapa minggu belakangan terus menyampaikan kritikan untuk Berlin karena belum mengirimkan tank tempur.

Keengganan Berlin untuk memasok tank tersebut memicu kritik tajam, termasuk dari Kepala Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Alexey Danilov.

Berbicara kepada TV Ukraina baru-baru ini, Danilov mengecam kepemimpinan Jerman, terutama kepada Kanselir Olaf Scholz, mengkritiknya karena menolak mengirim tank tempur Leopard 2 modern ke Kyiv.

Ia pun tegas mengatakan, jika Kanselir Olaf Scholz gagal menyediakan tank untuk Ukraina,  maka Scholz harus bersiap menyaksikan ibu kotanya menghadapi serbuan pasukan Rusia.

Pejabat Ukraina telah berulang kali menyuarakan ketidakpuasan atas sikap Jerman. Menteri Luar Negeri Dmitry Kuleba mengatakan sulit dimengerti mengapa Jerman hanya mengirim artileri tetapi bukan kendaraan lapis baja berat. Begitu juga dengan mantan Duta Besar Ukraina untuk Jerman, Andriy Melnyk yang berkali-kali mengkritik tajam posisi otoritas Jerman.

Scholz sebelumnya menjelaskan, karena tidak ada negara lain yang menyediakan persenjataan setara untuk Ukraina, Berlin seharusnya tidak menjadi yang pertama melakukannya.

Jajak pendapat YouGov pada Desember lalu juga menunjukkan bahwa 45 persen orang Jerman tidak ingin mengirim tank Leopard 2 ke Kyiv.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya