Berita

Pjs Ketua DPW PPP Jabar, Pepep Saeful Hidayat/RMOLJabar

Nusantara

Terima Keputusan Romy jadi MPP, PPP Jabar: Konsekuensi Berpartai Adalah Kepatuhan

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 01:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan kursi Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) bagi Muhammad Romahurmuziy alias Romy dipandang kader di daerah sebagai upaya menguatkan konsolidasi internal.

Bagi Pjs Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saeful Hidayat, keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) merupakan langkah baik, khususnya untuk mendukung kerja-kerja partai dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024.

"Ini kan kepentingannya untuk konsolidasi internal. Kita sam'an wa tho'atan terhadap keputusan yang telah diputuskan DPP," ujar Pepep di Kantor DPW PPP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Kamis (5/1).


Dia meyakini, DPP PPP memiliki pandangan yang lebih luas, dan pastinya telah mendengarkan masukan dari berbagai tokoh sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali menempatkan Romy sebagai elit partai.

Atas dasar itu, Pepep memastikan, DPW PPP Jabar akan tetap patuh dan taat serta menerima apapun keputusan DPP. Termasuk, pihaknya juga siap mengamankan kemenangan di Pemilu mendatang.

"DPP pasti memiliki kacamata pandang lebih luas, lebih banyak mata, lebih banyak telinga dari kami, sehingga menjadi tidak tepat apabila kami di DPW menilai keputusan yang sudah ditetapkan DPP," tuturnya.

Walau sempat mendekam di penjara karena kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama pada 2019 lalu, Pepep mengaku tidak khawatir kembalinya Romy akan mempengaruhi elektabilitas partai.

"Gak ada kekhawatiran. Konsekuensi berpartai itu kan kepatuhan. Kalau tidak ada kepatuhan kenapa kita berorganisasi," demikian Pepep seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya