Berita

Pertemuan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kolonel Laut (P) Ludfy/Ist

Pertahanan

Jaga Perdamaian Dunia, Ini Pesan KSAL ke Kolonel Ludfy yang Dikirim ke Lebanon

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 00:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut turut menjalani misi perdamaian dunia bersama dengan negara lain yakni Bangladesh, Jerman, Turki dan Yunani Indonesia dalam operasi Maritime Task Force UNIFIL di Lebanon.

Adalah Kolonel Laut (P) Ludfy yang akan bertugas sebagai Chief of Staff Maritime Task Force (MTF) UNIFIL. Saat bertatap muka dengan Ludfy, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memberikan sejumlah pesan dan penekanan di wilayah misi perdamaian dunia di Lebanon.

"Berikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan, jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, serta pelihara hubungan dengan negara-negara yang juga tergabung dalam UNIFIL, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional," ungkap Ali di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (4/6).


Mendapat pesan itu, Ludfy mengatakan, dalam misi itu dia akan mengoperasionalkan kapal-kapal perang yang ada di wilayah operasi Maritime Task Force UNIFIL.

Diakhir pertemuan itu, Ali pun menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Ludfy dan prajurit lainnya.

“Terus berkomunikasi dengan satuan di Indonesia maupun dengan keluarga, serta tetap waspada terhadap perkembangan situasi yang terjadi di wilayah misi operasi," kata Ali.

Kolonel Ludfy sebelumnya merupakan Komandan Satuan Tugas MTF TNI XXVIII-L/Unifil KRI Sultan Hasanuddin (KRI SHN-366) yang kemudian digantikan oleh Satgas Maritim TNI XXVIII-M/Unifil KRI Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya