Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hadiah Tahun Baru, Pemerintah Taiwan Bagi-bagi Duit Rp 3 Juta Per Warga

RABU, 04 JANUARI 2023 | 19:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Taiwan berencana membagikan uang tunai kepada warganya sebagai berkah tahun baru karena catatan pertumbuhan ekonomi yang baik di tengah krisis.

Perdana Menteri Su Tseng-chang mengatakan masing-masing warga akan mendapatkan uang tunai sebesar 6.000 dolar NT atau setara dengan Rp 3 juta.

Totalnya, pemerintah telah menganggarkan 140 miliar dolar NT atau Rp 70 triliun dari pendapatan pajar untuk hadiah uang tunai tersebut.


“Buah dari pencapaian ekonomi akan dinikmati oleh semua warga negara, dari muda hingga tua. Kami ingin memberikan berkah Tahun Baru kepada semua warga setelah awal Tahun Baru Imlek,” kata Su kepada wartawan, yang dimuat Asahi.

Belum diketahui secara rinci bagaimana pemerintah akan membagikan hadiah tahun baru tersebut. Namun sebelum itu diperlukan persetujuan dari parlemen.

Ekonomi Taiwan berkembang pesat dengan produk unggulan seperti chip semikonduktor yang mengalami perkembangan selama pandemi Covid-19.

Taiwan merupakan produsen utama semikonduktor di dunia yang banyak dibutuhkan dalam segala hal, mulai dari mobil, smartphone, hingga jet tempur.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan chip juga terus meningkat untuk barang-barang elektronik, yang membuat Taiwan terus berada dalam pertumbuhan ekonominya yang baik.

Bank sentral Taiwan pada Desember memangkas perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2022 menjadi 2,91 persem dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,51 persen pada September lalu.

Untuk tahun 2023, PDB Taiwan diproyeksikan akan tumbuh sekitar 2,53 persen. Sementara ekonomi juga akan tumbuh sebesar 4,01 persen pada kuartal ketiga dari tahun sebelumnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya