Berita

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf menerima audiensi pimpinan KPU RI/RMOL

Politik

Sambil Nunjuk ke Ketua KPU RI, Ketum PBNU: Kami Menyumbangkan Satu Banser Jadi Komisioner

RABU, 04 JANUARI 2023 | 13:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Audiensi petinggi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari ini disambut baik oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. Hal ini tergambar dari guyonan yang disampaikan oleh sosok yang akrab disapa Gus Yahya itu.

Guyonan Gus Yahya ini ditujukan kepada Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, yang hadir bersama 4 anggota KPU RI lainnya yaitu Yulianto Sudrajad, August Mellaz, Mochammad Afifuddin, dan Betty Epsilon Idroos.

"Kita sudah 'menyumbangkan' satu Banser (Barisan Ansor Serbaguna) jadi komisioner," ujar Gus Yahya sembari menunjuk Hasyim Asyari yang berada tepat di sebelah kirinya, dalam jumpa pers usai audiensi di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (4/1).


Guyonan Gus Yahya itu disampaikannya ketika membahas soal ide kerjasama antaralembaga yang muncul dalam audiensi bersama KPU RI siang tadi.

"Tadi ada pemikiran menggalang kerjasama antara KPU dan PBNU yang fokusnya saya kira nanti lebih banyak soal pendidikan politik warga," katanya.

Sehingga ia memastikan, kerjasama antara PBNU dan KPU sangat terbuka luas. Termasuk soal penyediaan Banser untuk membantu pengamanan Pemilu Serentak 2024.

"Termasuk bila KPU butuh Banser, ya nanti kita sediakan," demikian Gus Yahya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya