Berita

Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf, dan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, usai pertemuan di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (4/1)/RMOL

Politik

Ketum PBNU Pernah Jadi Penyelenggara Pemilu 1999, Ketua KPU RI: Ini Silaturahmi Junior ke Senior

RABU, 04 JANUARI 2023 | 12:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam rangka audiensi kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membahas soal dinamika kepemiluan di Indonesia. Termasuk meminta masukan terkait pelaksanaan Pemilu 2024.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengatakan, agenda kunjungannya hari ini merupakan bagian dari rangkaian audiensi yang telah dilakukan sebelumnya. Apalagi, Hasyim mengungkapkan, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf memiliki latar belakang sebagai penyelenggara pemilu pascaera reformasi.

"Pak Yahya ini pernah jadi anggota KPU (di) Pemilu '99, sehingga sesungguhnya kami silaturahim ke sini dalam rangka silaturahim KPU junior kepada (KPU) senior," ujar Hasyim usai audiensi di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (4/1).


Karena itulah, Hasyim menuturkan, pertemuannya dengan Ketum PBNU yang kerap disapa Gus Yahya itu adalah untuk meminta petuah terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 agar berlangsung damai, aman, jurdil, dan luber.

"Supaya dapat pandangan, gambaran, dan kemudian nasihat-nasihat wejangan bagaimana menyelenggarakan pemilu secara demokratis dan berintegritas," imbuh Hasyim.

Dalam pertemuan ini, turut hadir anggota KPU RI lainnya. Yaitu Yulianto Sudrajad, Augst Mellaz, Mochammad Afifuddin, dan Betty Epsilon Idroos.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya