Berita

Analis politik Iwel Sastra/RMOL

Politik

Analisa Iwel Sastra, Tidak Mungkin Jokowi Membuang Nasdem dari Koalisi

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 21:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Isu perombakan kabinet muncul setelah Partai Nasdem mendaulat Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Bacapres). Kemunculan isu itu wajar karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu sering disebut sebagai antitesis Jokowi.

Demikian analisa politik Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (3/1).

Kata Iwel, selain persepsi antitesis Jokowi, akar pendukung Anies Baswedan sangat berbeda dengan pendukung Jokowi.


Meski demikian, Iwel berpendapat, peluang Jokowi menggeser menteri dari Nasdem sangat kecil.

"Alasannya adalah Memasuki tahun 2023 masa jabatan Jokowi semakin pendek. Tentu Jokowi mengharapkan siapa pun yang menggantikannya nanti memiliki hubungan yang baik dengan Jokowi," demikian penjelasan Iwel.

Direktur Mahara Leadership ini menganalisa, selama ini tampilan Jokowi ketika bertemu Anies Baswedan tidak sedikit pun menunjukan sikap berseberang Jokowi terhadap Anies.

Apalagi, Jokowi menerbitkan Peraturan Pengganti Undang Undang Cipta Kerja. Imbasnya, kata Iwel, menimbulkan kontroversi dan polemik. Sehingga Jokowi sangat membutuhkan dukungan politik yang sangat kuat.

"Mengeluarkan Nasdem dari kabinet sama artinya mengeluarkan Nasdem dari koalisi. Tentu saja ini sangat tidak menguntungkan bagi Jokowi," jelas Iwel.

Argumentasi ketiga, ulas Iwel, Nasdem memiliki jasa dalam memenangkan Jokowi dalam dua kali pilpres. Dikatakan Iwel, partai politik yang berseberangan dengan Jokowi ketika pilpres bisa dirangkul masuk kabinet.

"Apalagi partai teman seperjalanan yang secara hubungan emosional lebih kuat dengan Jokowi," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya