Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Cegah Masuk Varian Baru Covid-19, Belgia akan Uji Air Limbah Pesawat dari China

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 16:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mengikuti langkah Amerika Serikat (AS), Belgia akan melakukan pengujian air limbah pesawat dari China untuk mencegah penyebaran varian baru dari Covid-19.

Pihak berwenang Belgia pada Senin (2/1) mengumumkan, langkah tersebut diambil seiring dengan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di China.

"Ini akan menjadi tujuan pemantauan tambahan untuk memverifikasi bahwa data yang kami terima dari China akurat," kata Steven Van Gucht dari lembaga kesehatan masyarakat nasional Sciensano kepada Reuters.


Gucht menjelaskan, meski beberapa penumpang yang terinfeksi Covid-19 kemungkinan tidak semua menggunakan toilet selama penerbangan belangsung, namun pengujian air limbah dilakukan guna melacak secara acak apa yang terjadi di China.

Kendati begitu, Belgia tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap pelancong dari China. Alih-alih, mereka diminta melakukan tes Covid-19 secara mandiri jika menunjukkan gejala setelah tiba di Belgia.

Menteri Kesehatan Belgia Frank Vandenbroucke mengatakan pihaknya dan seluruh Uni Eropa sedang mengatur kebijakan yang diperlukan, untuk dapat menghadapi lonjakan kasus yang terjadi di China.

Seluruh pejabat kesehatan Uni Eropa rencananya akan mengadakan pembicaraan pada Rabu (4/1) untuk membahas tanggapan terkoordinasi.

Sejauh ini, sejumlah negara telah memperketat protokol kesehatan untuk para pelancong dari China, termasuk wajib tes negatif Covid-19 hingga karantina.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya