Berita

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Lutfi, saat memantau situasi banjir di Kota Semarang/RMOLJateng

Presisi

Kapolda Jateng Perintahkan Semua Jajaran Bantu Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terdampak Banjir

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 13:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Memasuki hari keempat, banjir di Kota Semarang mulai berangsur surut. Air laut pun sudah tak meluap ke daratan.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Lutfi, dalam pemantauan di tiga lokasi banjir di Kota Semarang, Selasa (3/1). Di kawasan Villa Marina yang terendam banjir akibat tanggul jebol, hari ini sudah dapat teratasi, dengan membangun tanggul menggunakan karung pasir.

"Tiga titik banjir di Kota Semarang hari ini secara umum sudah berangsur angsur surut. Di Marina, tanggul sudah berhasil ditutup, gelombang sudah mulai turun, sehingga air laut tidak meluap ke daratan," terang Kapolda Jateng, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Sementara itu, Kapolda menambahkan, dua titik lainnya, yakni Kecamatan Genuk dan Kaligawe Semarang hingga saat ini masih terendam banjir.

"Ada beberapa hal yang menjadi atensi, tadi ada 60 keluarga yang masih mengungsi di Masjid. Sudah kita perhatikan terkait bantuan, dapur umum, dan sebagainya. Saya sudah perintahkan ke jajaran Semarang untuk memenuhi kebutuhan logistik dan makanan masyarakat selama berada di pengungsian," tambah Ahmad Lutfi.

Selain itu, untuk membantu kebutuhan ataupun pendistribusian keperluan, Kapolda telah memerintahkan Satpolair untuk menyiagakan perahu karet ke lokasi-lokasi yang masih terendam banjir tinggi.

"Di lokasi perumahan Satpolair sudah menerjunkan kapal kecil untuk melakukan pendistribusian bantuan. Intinya dari TNI, Polri, dan BPBD siap untuk membantu masyarakat selama banjir," pungkas Ahmad Lutfi.

Hingga saat ini, tiga kecamatan di Kota Semarang, yakni Kecamatan Gayamsari, Pedurungan, dan Genuk, masih terendam banjir. 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya