Berita

Pasukan Ukraina menembaki jalur Rusia di Donetsk/Net

Dunia

Dihantam Roket Himars, 63 Tentara Rusia di Donetsk Tewas

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertahanan Rusia mengaku kehilangan 63 tentara mereka dalam sebuah serangan di Kota Makiivka, wilayah timur Donetsk.

“Akibat serangan oleh empat rudal dengan hulu ledak berdaya ledak tinggi di titik penempatan sementara, 63 prajurit Rusia tewas,” kata Kemenhan Rusia, seperti dikutip dari RT, Selasa (3/1).

Kementerian pertahanan mengatakan sebuah bangunan yang digunakan sebagai akomodasi prajurit telah dihantam oleh empat roket yang ditembakkan dari peluncur Himars buatan Amerika, mengklaim dua roket telah ditembak jatuh.


Pernyataan Moskow pada Senin (2/1) muncul setelah Kyiv mengklaim hingga 400 tentara Rusia tewas dalam serangan di kota tersebut. Namun, pihak berwenang di Kyiv berhenti mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di wilayah yang dikuasai Rusia awal tahun baru itu.

Beberapa orang dilaporkan terluka dalam serangan di kota timur Makiivka di wilayah Donetsk yang diduduki oleh pasukan Rusia.

Administrasi wilayah Donetsk yang dipasang di Moskow mengatakan pada Minggu bahwa setidaknya 25 roket ditembakkan ke wilayah itu pada malam Tahun Baru dan mengenai markas militer.

Kepala Republik Rakyat Donetsk Denis Pushilin mengatakan bahwa sistem pertahanan udara telah mencegat roket Ukraina yang ditujukan ke wilayah itu pada Sabtu malam.

“Sistem pertahanan udara kami aktif bekerja. Jika tidak, akan terjadi lebih banyak serangan,” kata Pushilin.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya