Berita

Jembatan rangka baja dua jalur di Jalan Raya Srinagar-Leh atas sungai nallah Sindh/Net

Dunia

Jembatan Rangka Dua Jalur di Ganderbal Selesai Dibangun, Kado Tahun Baru untuk Jammu & Kashmir

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 06:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jembatan rangka baja dua jalur yang menjadi pusat lalu-lintas di Jalan Raya Srinagar-Leh hampir selesai pembangunannya. Setidaknya 90 persen pekerjaan konstruksi telah selesai tepat di hari pertama tahun 2023.

Ini menjadi kado tahun baru yang indah bagi masyarakat di distrik Ganderbal, sebuah wilayah di Jammu & Kashmir. Mereka tidak akan menemui kemacetan yang selama bertahun-tahun menjadi penghalang perjalanan mereka.

Tathir Manzoor, insinyur eksekutif di Departemen Pekerjaan Umum, mengatakan bahwa sisa pekerjaan akan diselesaikan pada bulan pertama  tahun baru dan segera akan dilakukan uji coba.


Jembatan itu dibangun lebih dari dua dekade lalu oleh Organisasi Jalan Perbatasan (BRO) dan menjadi jembatan rangka lengkung pertama di Kashmir dengan panjang 110 meter dan tinggi 10 meter. Disediakan juga jalan setapak untuk pejalan kaki di kedua sisi jembatan.

Setiap harinya Jalan Raya Srinagar-Leh dipadati oleh ribuan orang dengan jembatan satu arah di atas nallah Sindh dekat Wayil yang  menyebabkan kemacetan.

Jalan ini merupakan penghubung bagi banyak orang terutama wisatawan untuk mengunjungi beberapa tujuan wisata dan ziarah terkenal termasuk Sonamarg, Naranag, dan kuil Amarnath. Karena hanya satu arah, kemacetan tidak dapat dihindari.  

Beberapa tahun yang lalu, Bank Dunia menyetujui pembangunan jembatan vital di atas sungai nallah Sindh ini.

Tender untuk pembangunan jembatan diserahkan pada  2018 dengan biaya Rs 23,79. Pekerjaan dimulai pada 2020.

Target bahwa akhir Desember 2022 pekerjaan akan selesai, akhirnya terwujud. Penduduk dapat menggunakan jembatan ini pada awal 2023.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya