Berita

Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva/Net

Dunia

Covid-19 Bangkit, Prospek Ekonomi 2023 dari IMF Suram

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 14:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi ekonomi global untuk tahun 2023 masih sulit, dan bahkan akan lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya. Itu karena perlambatan ekonomi yang dialami tiga kekuatan dunia, yaitu Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan China.

Begitu prediksi dari Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva ketika menjadi tamu program berita CBS Face the Nation pada Minggu (1/1).

"Tahun baru akan menjadi lebih sulit daripada tahun yang kita tinggalkan. Mengapa? Karena tiga ekonomi besar, (yaitu) AS, Uni Eropa, dan China, semuanya melambat secara bersamaan," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Georgieva mengatakan, China telah membuka kembali ekonominya dengan kacau dengan pencabutan kebijakan Zero Covid yang memicu lonjakan kasus secara signifikan.

"Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, pertumbuhan China pada 2022 kemungkinan berada di bawah pertumbuhan global," lanjutnya.

Dengan situasi Covid-19 di China, Georgieva menyebut kondisi ekonomi regional dan global akan terdampak selama beberapa bulan ke depan.

"Untuk beberapa bulan ke depan, akan sulit bagi China, dan dampaknya terhadap pertumbuhan China akan negatif, dampaknya terhadap kawasan akan negatif, dampak terhadap pertumbuhan global akan negatif," jelasnya.

Dalam perkiraan pada Oktober, IMF mematok pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China tahun lalu sebesar 3,2 persen, atau setara dengan prospek global IMF untuk tahun 2022.

Pada saat itu, IMF juga melihat pertumbuhan tahunan di China meningkat pada tahun 2023 menjadi 4,4 persen sementara aktivitas global semakin melambat.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya