Berita

Tentara Ukraina memegang senjata anti-tank yang digunakan untuk menghancurkan pengangkut personel lapis baja Rusia di Irpin, Ukraina/Net

Dunia

Dibombardir Rudal Rusia, Depot Drone Ukraina Hancur

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana Ukraina untuk melakukan serangan ke Rusia berhasil digagalkan. Kementerian Pertahanan Rusia dalam keterangannya pada Minggu (1/1) mengungkapkan, pihaknya berhasil menghancurkan fasilitas produksi pesawat tak berawak  milik Ukraina yang menurut laporan akan digunakan untuk melakukan "serangan teroris" terhadap Rusia.

"Rentetan rudal terbaru Rusia berhasil menghancurkan peralatan Ukraina yang disiapkan untuk meluncurkan drone di wilayah Rusia," kata kementerian dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari RT.

Pada Sabtu (31/12), militer Rusia juga berhasil menargetkan lokasi di mana drone Ukraina diparkir,  termasuk lokasi peluncurannya.

"Tujuan penyerangan tercapai, rencana Kyiv untuk melakukan serangan teroris terhadap Rusia dalam waktu dekat telah digagalkan," kata kementerian itu.

Kepala angkatan bersenjata Ukraina Valery Zaluzhny mengatakan di Telegram bahwa 20 rudal telah ditembakkan ke negara itu pada Sabtu dari pembom jarak jauh Rusia dan sistem berbasis darat. Dia mengklaim bahwa 12 dari rudal tersebut telah ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina.

Sementara itu Walikota Kyiv Vitaly Klitschko mengatakan satu orang tewas dan 20 lainnya luka-luka dalam serangan itu. Beberapa orang juga terluka di kota Nikolaev dan Khmelnitsky, menurut pihak berwenang setempat.  

Di saat bersamaan, Kepala Republik Rakyat Donetsk (DPR), Denis Pushilin, mengatakan, sistem pertahanan udara Donetsk berhasil mencegat banyak peluru yang ditembakkan tentara Ukraina ke wilayah republik pada Malam Tahun Baru.

“Sistem pertahanan udara kami bekerja secara aktif. Jika tidak, akan ada lebih banyak serangan," katanya.

Sebelumnya pada hari itu artileri Ukraina menembaki Donetsk, Yasinovataya, Makeyevka, Gorlovka, dan komunitas lainnya.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Karyawan Umbar Kesombongan Ejek Pasien BPJS, PT Timah Minta Maaf

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:37

Sugiat Santoso Apresiasi Sikap Tegas Menteri Imipas Pecat Pelaku Pungli WN China

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:30

KPK Pastikan Tidak Ada Benturan dengan Kortastipikor Polri dalam Penanganan Korupsi LPEI

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:27

Tabung Gas 3 Kg Langka, DPR Kehilangan Suara?

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:10

Ken Martin Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat, Siap Lawan Trump

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:46

Bukan Main, Indonesia Punya Dua Ibukota Langganan Banjir

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:45

Larangan LPG di Pengecer Kebijakan Sangat Tidak Populis

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:19

Smart City IKN Selesai di Laptop Mulyono

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:59

Salah Memutus Status Lahan Berisiko Besar Buat Rakyat

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:45

Hamas Sebut Rencana Relokasi Trump Absurd dan Tidak Penting

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:26

Selengkapnya