Berita

Partai Golkar/Net

Politik

Aburizal Bakrie: Soliditas adalah Kunci Partai Golkar untuk Menangkan Pemilu 2024

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 03:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kunci utama Partai Golkar untuk memenangkan Pemilu Serentak 2024 adalah kokohnya soliditas dan konsolidasi partai yang dilakukan saat ini.

Di samping kunci utama itu, dikatakan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, kemenangan juga akan mudah diraih jika partai berlambang beringin mampu menunjukan peran dalam memajukan bangsa dan negara.

"Soliditas dan konsolidasi partai merupakan prasyarat untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2024, serta peningkatan peranan partai dalam dalam memajukan bangsa dan negara," ujar Ical, sapaan karibnya dalam keterangannya, Minggu (1/1).


Khusus terhadap Pilpres 2024, Ical menekankan agar Partai Golkar menjadikan sebagai satu momentum kelanjutan, perbaikan, dan perubahan bagi bangsa.

Menurutnya, merupakan hal wajar jika keberhasilan yang sudah dicapai oleh pemerintahan sebelumnya, kemudian dilanjutkan oleh pemimpin periode 2024-2029. Sedangkan, kebijakan yang dinilai masih kurang haruslah diperbaiki.

"Dengan demikian Pilpres 2024 tidak hanya memilih seorang calon presiden karena popularitasnya, tapi juga memilih seorang pemimpin bangsa yang dapat mengayomi seluruh komponen bangsa," tuturnya.

Bagi mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat itu, figur calon presiden yang akan ambil bagian dalam Pilpres 2024 harus memiliki visi kenegaraan dan konsep pembangunan selama lima tahun ke depan yang jelas.

Hal itu sebagai bagian dari tujuan bernegara, sebagaimana digariskan dalam pembukaan konstitusi yakni ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

Ical juga memaklumi adanya keriuhan dari partai politik jelang Pilpres 2024. Dia mengingatkan bahwa setiap peserta harus bekerja sama mensukseskan Pemilu 2024 sebagai pesta demokrasi, dengan bersaing secara sehat.

"Lebih mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta melaksanakan prinsip jujur dan adil dengan konsisten terutama oleh penyelenggara pemilu dan penyelenggara negara," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya