Berita

Peta seismisitas wilayah Aceh pada 2022/Ist

Politik

BMKG Aceh Catat 1.138 Kali Gempa Bumi Terjadi Sepanjang 2022

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 02:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat sebanyak 1.138 kali terjadi gempa bumi terjadi Aceh sepanjang 2022. Gempa bumi terjadi didominasi berkuatan di bawah 5 magnitudo.

Kepala BMKG Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin mengatakan, gempa bumi di bawah 5 magnitudo terjadi sebanyak 783 kali. Sedangkan di bawah 3 magnitudo sebanyak 345 kali.

“Gempa bumi lebih besar dari 5 magnitudo hanya 10 kali,” kata Andi, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Minggu (1/1).


Andi mengatakan, kejadian gempa paling kuat terjadi di laut sebelah barat Aceh. Terjadi pada 24 September 2022, dengan kekuatan 6,4 magnitudo.

Jika dikaterogikan sesuai kedalamannya, kata Andi, didominasi gempa bumi dangkal, dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer.

“Gempa ini terjadi 1038 kali. Kejadian gempa bumi dengan kedalaman menengah, dari 60 hingga kurang dari 300 kilometer sebanyak 100 kali. Tidak ada kejadian gempa bumi lebih dari itu,” terangnya.

Lanjutnya, menurut laporan instansi terkait serta masyarakat, gempa bumi hanya dirasakan 44 kali sepanjang 2022. Di mana skalanya dampak yang dirasakan mencapai IV MMI.

“Gempa ini terjadi di Barat Aceh Jaya, Barat Nagan Raya, Selatan Siemeulu, Barat Aceh Singkil, dan Aceh Tengah,” katanya.

Dia menjelaskan, dari peta seismisitas wilayah Aceh pada 2022 terlihat bahwa wilayah patahan Sumatera segmen Aceh-Central yang terletak Kabupaten Pidie bagian barat merupakan wilayah dengan tingkat keaktifan gempa bumi tinggi.

Karena itu, sambungnya, BMKG mengimbau kepada masyarakat tetap waspada, bersikap tenang, tidak panik dan tidak terpancing oleh informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan sumber informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarluaskan dibeberapa kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya