Berita

Komisi Pemilihan Umum (KPU)/Net

Politik

Partai Ummat Akhirnya Ikut Pemilu, Jangan-jangan Intervensi KPU Pusat ke KPUD Benar?

SABTU, 31 DESEMBER 2022 | 20:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kelolosan Partai Ummat sebagai peserta Pemilu Serentak 2024, usai menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menuai tanda tanya.

Salah satunya yang mempertanyakan ialah Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Sebabnya, ia melihat ada satu kejanggalan atas kelolosan Partai Ummat sebagai peserta Pemilu Serentak 2024.

"Nah, di sinilah persoalannya, problemnya karena dianggap ada 3 parpol yang diloloskan tapi ada 1 parpol yang tidak diloloskan yaitu Partai Ummat yang pada akhir ini akhirnya diloloskan setelah melakukan verifikasi ulang," ujar Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (31/12).


Dalam kasus Partai Ummat, Ujang menduga itu tidak terlepas dari dugaan intimidasi pimpinan KPU RI kepada KPU Daerah (KPUD) untuk mengubah hasil verifikasi sejumlah parpol.

"Kekisruhan ini karena memang bisa saja terjadi intervensi dari pihak tertentu kepada KPU dan KPU kepada KPU-KPU daerah, sehingga terjadi persoalan-persoalan ada partai yang diloloskan dan ada partai yang tidak diloloskan," tuturnya.

"Buktinya tadi, Partai Ummat tidak diloloskan di verifikasi faktual awal namun setelah verifikasi ulang akhirnya diloloskan. Itu kan tentu ada persoalan yang akhirnya diselesaikan begitu," demikian Ujang menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya