Berita

Presiden Joko Widodo punya pertimbangan khusus sebelum menunjuk Muhammad Ali sebagai KSAL/Repro

Politik

Punya Rekam Jejak Mumpuni, Alasan Jokowi Tunjuk Muhammad Ali Jadi KSAL

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 12:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Memiliki rekam jejak menjadi pemimpin jadi alasan tersendiri bagi Presiden Joko Widodo dalam mengambil keputusan untuk melantik Laksamana Madya (Laksdya) Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

"Selalu selalu saya melihat rekam jejak. Beliau ini kan pernah di Gubernur Akademi Angkatan Laut, pernah di Pangkoarmada, pernah di Pangkogabwilhan. Ini pengalaman rekam jejak itu menjadi selalu saya lihat," kata Jokowi usai pelantikan di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/12).

Menurut Jokowi, Muhammad Ali memiliki jiwa kepemimpinan yang baik saat menjabat di sejumlah lembaga tersebut.  Hal itu menjadi modal kuat untuk memimpin seluruh prajurit TNI AL yang tersebar di seluruh Indonesia.


"Beliau memiliki leadership yang baik," puji Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik Mohammad Ali menjadi KSAL. Di saat bersamaan, Presiden Jokowi juga memberhentikan dengan hormat Laksamana TNI Yudo Margono sebagai KSAL.

"Sebelum saudara mengucapkan sumpah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa berkenaan dengan pelantikan jabatan Kepala Staf Angkatan Laut, harap dijawab pertanyaan saya. Saudara Laksamana Madya TNI Muhammad Ali apakah saudara beragama Islam?" tanya Jokowi.

"Islam," jawab Muhammad Ali.

"Apakah saudara bersedia saya ambil sumpah menurut agama Islam?" tanya Jokowi.

"Bersedia," jawab Muhammad Ali.

Jokowi pun menuntun sumpah pelantikan yang diikuti oleh Muhammad Ali. Berikut isinya:

"Demi Allah saya bersumpah.

Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara.

Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit".

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya