Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Demokrat Ingatkan Jokowi Tak Lakukan Reshuffle Karena Unsur Politis Semata

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana reshuffle oleh Presiden Joko Widodo yang mencuat beberapa hari belakangan ini, diharapkan Partai Demokrat tidak sekadar bermuatan politis. Tapi lebih karena alasan kinerja.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menjelaskan, pada periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi masih terlihat sejumlah persoalan yang harus diperbaiki.

Hal tersebut, lanjut Herzaky, erat kaitannya dengan kinerja para menteri di sektor tertentu yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.


"Maka (reshuffle) bukan langkah politis semata, yang tak berdampak apa-apa bagi nasib rakyat banyak yang kesusahan sejak pandemi," ujar Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (28/12).

Herzaky mengatakan, seharusnya reshuffle yang hendak dilakukan Jokowi dapat dijadikan momen evaluasi kerja para menteri dalam memperbaki kerja pemerintahan ke depan.

Sehingga bagi Demokrat, disebutkan Herzaky, nantinya akan tampak aktualisasi yang dilakukan Jokowi terhadap reshuffle yang dilakukannya.

"Ada harapan besar rakyat di dalamnya jika benar Presien Jokowi mau melakukan reshuffle, jika benar-benar terjadi bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," demikian Herzaky.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya