Berita

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita/Net

Politik

Sabar Ya, Insentif Kendaraan Listrik hingga Hybrid Masih Digodok Pemerintah

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 08:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat yang tertarik membeli mobil atau mobil listrik karena ada rencana pemberian insentif dari pemerintah tampaknya masih harus bersabar. Pasalnya, pemerintah hingga saat ini belum bisa memastikan kapan aturan tersebut akan diterbitkan.

Sebelumnya, sempat berembus kabar kalau insentif tersebut akan dijalankan mulai Juni 2023.

"Kalau bisa lebih cepat dari Juni, why not? Tapi intinya time frame belum ada," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Selasa (27/12).


Saat ini, imbuh Agus Gumiwang, Kemenperin masih menggodok formula insentif kendaraan listrik. Rencananya, pemerintah baru akan menggelar rapat pertama soal insentif ini pada Januari 2023.

"Nilai atau besaran insentifnya itu masih kita hitung, tapi roughly (kisaran) itu kira-kira (seperti) apa yang pernah disampaikan oleh saya dan kemudian disampaikan oleh Pak Presiden, kira-kira 3 atau 4 hari lalu. Itu angka roughly-nya. Rumusannya masih kita finalisasi," papar Agus.

Setelah pemerintah menyepakati formulasi tersebut, baru kemudian dibicarakan dengan DPR.

"Kalau bisa lebih cepat dari Juni, alhamdulillah," harapnya.

Nantinya subsidi ini tidak hanya diberikan untuk pembelian motor dan mobil listrik, tetapi juga berlaku untuk pembelian bus listrik dan kendaraan hybrid.

"Yang pasti kebijakan pemberian insentif bagi pembelian mobil atau motor dan atau bus listrik itu kita ambil untuk mendorong percepatan industri berbasis listrik di Indonesia. Jadi tidak hanya mobil, motor, tapi juga bus," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya