Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat upacara Hari Bhakti KPK ke-20/Ist

Hukum

Hari Bhakti ke-20, Firli Bahuri: KPK Akan Terus Membangun Karakter Anak Bangsa yang Antikorupsi

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 05:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bertindak sebagai inspektur upacara Hari Bhakti KPK ke-20 di Gedung Merah Putih, KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/12).

Dalam amanatnya, Firli memaknai bahwa 20 tahun merupakan pengabdian KPK bekerja melakukan pemberantasan korupsi yang tidak pernah surut. Adapun Bhakti, tegas Firli adalah bentuk kesetiaan untuk menjalankan visi misi KPK guna mewujudkan Indonesia yang bersih, bebas dari korupsi.

“Rangkaian kegiatan pada peringatan Hari Bhakti ke-20 akan menjadi saluran pesan dan penguatan dari pimpinan KPK kepada seluruh insan KPK untuk bekerja dan mengabdi demi cita-cita negeri,” kata Firli mengawali sambutannya.


Firli menjelaskan, dalam mengemban amanat tugas pemberantasan korupsi, KPK mewujudkan visi yaitu “bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk mewujudkan Indonesia Maju”.

Dari visi KPK ini, kata Firli dijabarkan menjadi empat misi yaitu meningkatkan upaya pencegahan melalui perbaikan sistem, meningkatkan upaya pencegahan melalui pendidikan antikorupsi yang komperhensif, pemberantasan korupsi yang efektif, akuntabel, profesional dan sesuai dengan hukum.

Kemudian, meningkatkan akuntabilitas, profesionalitas dan integritas KPK dalam pelaksanaan tugas dan wewenang.

“Pada kesempatan Hari Bhakti ke-20, KPK berkomitmen untuk terus menerus melakukan pemberantasan korupsi, KPK akan terus menerus melakukan pendidikan antikorupsi untuk membangun karakter anak bangsa yang antikorupsi dalam upaya mewujudkan budaya menumbuhkan nilai antikorupsi sejak dini,” tegas Firli menekankan.

Firli bersyukur, rakyat Indonesia dianggap mulai semakin antikorupsi dan sadar akan budaya antikorupsi dengan menjauhi praktik-praktik korupsi. Hal itu dapat dilihat dari indeks perilaku antikorupsi (IPAK) pada 2022 yang meningkat dibanding tahun lalu.

“Kita semakin antikorupsi. Tahun 2022, kita mencapai angka 3,93, lebih baik dari tahun lalu (2021) 3,88," kata Firli.

Karena kata Firli, indeks perilaku antikorupsi skalanya adalah 0-5. Jika angka 5, menunjukkan Indonesia semakin antikorupsi. Sedangkan jika mendekati angka 0, maka Indonesia masih massif terhadap korupsi.

"Alhamdulillah, kita meluncurkan angka 3,93. Saya berkeyakinan, karena kerja keras kita semua, di tahun 2045, Indonesia akan antikorupsi. Memiliki suatu budaya, budaya antikorupsi. Kita wujudkan Indonesia emas, Indonesia tanpa korupsi," ujarnya.

Tidak hanya itu, Firli mengatakan, KPK juga terus melakukan pencegahan korupsi dengan melakukan kajian, telaah dan rekomendasi untuk perbaikan sistem guna menutup peluang dan kesempatan melakukan korupsi.

Firli kemudian mengingatkan kepada segenap jajaran agar jangan pernah ada keraguan untuk bertindak tegas melakukan penegakan hukum bagi pelaku korupsi termasuk tindakan tangkap tangan.

“KPK adalah rumpun eksekutif yang dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kepada kekuasaan manapun, Dan KPK tidak tunduk kepada siapapun,” demikian Firli menegaskan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya