Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Dua Faktor Ini Bikin Peluang PKB Gabung dengan Nasdem Sangat Kecil

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 01:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Memasuki tahun 2023, peta koalisi semakin dinamis. Belakangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikabarkan bakal merapat dengan Nasdem untuk berkoalisi mengusung Anies-Muhaimin Iskandar.

Namun, menurut analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, peluang PKB bergabung Nasdem relatif kecil lantaran ada dua faktor penyebabnya.

Pertama, PKB melalui Cak Imin hanya mengetest keseriusan Gerindra dalam berkoalisi. Untuk itu, PKB sengaja melontarkan rumor ingin bergabung ke Nasdem. Tujuannya untuk melihat reaksi Gerindra.


"PKB berharap, dengan rumor tersebut Gerindra kembali serius merealisasikan koalisi yang sudah disepakati. Keseriusan itu tentunya akan dilihat PKB dalam mengusung Cak Imin mendampingi Prabowo. Sebab, target cak Imin tampaknya hanya untuk cawapres,” kata Jamiluddin ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/12).

Yang kedua, kata Jamiluddin, PKB tampaknya kurang berkenan dengan Anies sebagai capres. Hal itu akan menjadi kendala bergabungnya PKB ke Nasdem.

"Sementara bagi Nasdem, Anies sudah harga mati menjadi capres. Hal ini kiranya menyulitkan titik temu antara PKB dan Nasdem,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya