Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

KPK Pastikan Usut Laporan Dugaan Penyelewengan Bantuan Korban Gempa Cianjur

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 23:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan bantuan asing untuk gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur yang menyeret nama Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terbaru dan informasi pengaduan masyarakat terkait laporan yang dilayangkan oleh perwakilan dari Acsenahumanis Respon Foundation.

"Kami lakukan verifikasi, kami lakukan telaah untuk memastikan proses administratif dari pelaporan itu sudah sesuai," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (27/12).


Nantinya kata Ali, KPK akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak pelapor, serta melakukan pencarian data dan informasi oleh petugas pengaduan masyarakat dalam rangka verifikasi dan telaah.

"Itu dibutuhkan waktu, dan tentu kami lakukan proses-proses telaahan dan verifikasi dimaksud," kata Ali.

Ali memastikan, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan verifikasi dan telaah. Dengan harapan, informasi dari masyarakat menjadi penting.

"Kalau kemudian tidak menjadi perkara, karena setiap laporan belum tentu menjadi perkara, itu tetap bisa menjadi informasi dan data dalam pendidikan dan pencegahan. Karena upaya pendidikan dan pencegahan juga berdasarkan laporan masyarakat yang itu bukan bagian dari perkara. Tapi setiap perkara yang ada di KPK, sudah pasti berawal dari laporan masyarakat," pungkas Ali.

Sebelumnya, Perwakilan dari Acsenahumanis Respon Foundation melaporkan Bupati Cianjur Herman Suherman ke KPK pada Jumat (16/12).

Di mana, Bupati Herman diduga memotong SOP yang sudah dibuat BNPB serta merepacking bantuan menjadi berbeda dari bantuan yang diberikan oleh Emirates Red Crescent berupa dia ribu lembar selimut, 25 ton beras, seribu paket kebersihan, 500 lampu bertenaga solar, dan batre carge untuk tenda.

Herman diduga memanfaatkan jabatannya sebagai Bupati Cianjur untuk kepentingannya dan tidak menyalurkan bantuan sebagaimana semestinya. Yakni, sumbangan dari lembaga internasional diubah kemasan partai dan dijual ke pasar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya