Berita

Founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio/RMOL

Politik

Prabowo Masih Galau, PKB Berpotensi Gabung Koalisi Perubahan

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 13:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpotensi gabung dengan Koalisi Perubahan yang diisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS, pada Pemilu 2024. Penyebabnya tak lain karena kegalauan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang masih saja melirik tokoh lain.

Meskipun Koalisi Perubahan sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen, namun PKB masih punya bargaining sebagai parpol Islam terbesar di Indonesia yang bisa menambah kekuatan koalisi.

Begitu kata founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOLdi Jakarta, Selasa (27/12).


“Ini Prabowo tampaknya masih galau, mau Cak Imin atau tidak, jadi enggak diumum-umumin. Mungkin pinginnya dia (Prabowo), Ganjar kali. Jadi mestinya harus segera di-grab tuh (Cak Imin) sama Prabowo  atau bisa saja PKB join Koalisi Perubahan,” kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio.

Terlebih, lanjut Hensat, bakal calon Presiden (Bacapres) Partai Nasdem yang juga dikehendaki Koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan, dalam berbagai survei nasional trennya menunjukkan kenaikan simultan ketimbang tokoh lain.

“Berbagai hasil survei menunjukkan tren Anies walaupun trennya masih kadang-kadang 2, kadang-kadang 3, itu trennya meningkat. Sementara kan Prabowo konsisten turun. Ganjar ini sudah pada titik tick point mungkin akan melandai turun,” demikian Hensat.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya