Berita

Para migran yang dibawa menggunakan bus diturunkan di luar kediaman Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris di Washington DC pada Sabtu (24/12)/Net

Dunia

Protes Kebijakan Migrasi, Gubernur Texas Kirim Tiga Bus Imigran ke Kediaman Kamala Harris

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 18:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Gubernur Texas Greg Abbott kembali membuat ulah. Ia mengirim bus berisi imigran dan menurunkan mereka di luar kediaman Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris di Washington DC.

Lebih dari 100 imigran, termasuk wanita dan anak-anak tiba dengan tiga bus pada malam Natal di Observatorium Angkatan Laut pada Sabtu kemarin (24/12). Mereka hanya mengenakan kaus di tengah badai musim dingin dan diberi selimut sebelum akhirnya dipindahkan ke gereja lokal.

Seperti dimuat CGTN pada Senin (26/12), imigran ini termasuk para pencari suaka yang berasal dari Ekuador, Kuba, Nikaragua, Venezuela, Peru, dan Kolombia.


Mereka dikirim ke kediaman Harris sebagai bentuk protes Abbott terhadap kebijakan migrasi dari pemerintahan Presiden Joe Biden. Abbott memang acap kali mengirim imigran ke kota-kota yang dipimpin oleh Demokrat.

Menanggapi hal ini, Gedung Putih menyebutnya sebagai salah satu tindakan yang kejam, berbahaya, dan bahkan sangat memalukan.

"Gubernur Abbott menelantarkan anak-anak di pinggir jalan dalam suhu di bawah titik beku pada Malam Natal tanpa berkoordinasi dengan otoritas federal atau lokal mana pun," kata jurubicara Gedung Putih Abdullah Hasan.

Menurut Hasan, pemerintah siap bekerja sama dengan siapapun baik Republik ataupun Demokrat dalam mengatasi masalah imigran, seperti apa yang telah dijanjikan oleh Biden. Namun Gedung Putih meminta kepada Abbott untuk tidak melakukan hal-hal yang membahayakan nyawa.

Abbott sendiri menuduh Biden dan Harris telah mengabaikan dan menyangkal krisis imigran di perbatasan. Ia mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan agresif membantu masyarakat perbatasan, termasuk dengan mengangkut ribuan imigran ke Washington DC, New York City, Chicago, dan Philadelphia.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya