Berita

Anggota KY, Binziad Kadafi/RMOL

Politik

KY Turut Dalami Pola Praktik Korupsi di MA dalam Penanganan Perkara

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 17:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Yudisial (KY) juga turut mendalami pola praktik korupsi penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA) dengan memeriksa Hakim Agung, Hakim Yustisial dan pegawai MA yang menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikan oleh anggota KY, Binziad Kadafi usai turut hadir dalam pemeriksaaan kode etik dan perilaku hakim terhadap tersangka Hakim Yustisial Elly Tri Pangestu (ETP) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (26/12).

Kadafi mengatakan, pemeriksaan tersebut bukan hanya untuk membuat terang peristiwa, melainkan juga peran pihak-pihak yang terlibat sehingga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.


"Termasuk terhadap terperiksa, kemudian kita juga sempat bahas soal tugas, lalu kriteria, prosedur, secara normatif ya. Di samping juga praktik penanganan perkara di Mahkamah Agung," ujar Kadafi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin sore (26/12).

Hal itu, kata dia, dilakukan KY dengan tujuan untuk mendapatkan pola korupsi yang ada di MA dalam menangani suatu perkara.

"Harapannya, kemudian kacamata yang kami gunakan bisa lebih luas. Kemudian ke depan, selain yang tadi sudah disampaikan oleh Pak Taufiq memeriksa tersangka SD, kami juga mungkin akan melakukan rangkaian pemeriksaan tambahan terhadap delapan orang saksi yang selama ini sudah kami periksa," kata Kadafi.

Selain itu, KY juga akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka baru yang telah ditetapkan sebagai tersangka yang menjerat Hakim Agung Gazalba Saleh (GS) dkk.

"Di KPK pengembangannya dari waktu ke waktu ada tersangka baru yang ditetapkan, juga ada pihak-pihak yang mungkin tidak dinyatakan atau belum dinyatakan sebagai tersangka," tuturnya.

"Tetapi kami lihat erat kaitannya untuk kemudian membuat terang perkara ini. Jadi, membuat puzzle-nya lebih jelas," pungkas Kadafi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya