Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

PBB: Sepanjang Tahun, 180 Pengungsi Rohingya Meninggal di Laut

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 16:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 180 muslim Rohingnya yang hilang di laut pada akhir November lalu, diduga telah meninggal dunia, lantaran telah lama hilang kontak dan tidak terdengar kabar bahwa ada yang menyelamatkan ratusan penumpang tersebut.

Hal ini dikatakan oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) pada pekan ini. Mereka mengatakan tengah mengkhawatirkan nasib para Muslim Rohingya yang melarikan diri dari kamp yang penuh dan sesak di Bangladesh itu.

Menurut UNHCR, kapal yang tidak layak ditumpangi oleh para pengungsi Rohingnya kemungkinan telah mengalami keretakan pada awal Desember ini sebelum kehilangan kontak.


Hampir 200 orang Rohingya dikhawatirkan tewas atau hilang di laut tahun ini, sehingga 2022 ini kemungkinan menjadi salah satu tahun terburuk bagi para pengungsi Rohingnya yang sedang berjuang mencari tempat aman untuk berlindung.

“Kami berharap 180 orang yang hilang masih hidup di suatu tempat di luar sana”, kata jurubicara UNHCR Babar Baloch, kepada Reuters pada Senin (26/12).

Lebih lanjut, Baloch mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini tidak bisa melihat dengan jelas lokasi kapal dengan 180 penumpang yang hilang itu.

Sementara menurut laporan lainnya dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dalam sebuah pernyataan yang dimuat Telegraph India mengatakan bahwa ada 57 laki-laki Rohingya yang mendarat di kabupaten Aceh Besar di Indonesia pada 25 Desember kemarin, dengan bantuan dari  masyarakat setempat.

Menurut laporan tersebut, kapal khusus laki-laki itu diyakini berangkat dari Bangladesh dan telah menghabiskan waktu selama hampir sebulan terapung-apung di tengah laut. Namun sampai saat ini, pemerintah Indonesia belum menanggapi permintaan komentar.

Tahun ini setelah pandemi Covid-19 mulai berangsur membaik, jumlah orang Rohingya yang mencoba melarikan diri menggunakan perahu tercatat telah mengalami peningkatan. Menurut kelompok HAM, angka tahun ini tercatat mengalami peningkatan lima kali lipat lebih banyak dari pada tahun sebelumnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya