Berita

Ketua Umum Partai Republik Satu, Hasnaeni Moein atau dikenal “Wanita Emas" saat memberi klarifikasi/Net

Politik

Fitnah Pelecehan Seksual Ketua KPU Diklarifikasi, Akhirnya Wanita Emas Ngaku Sedang Depresi

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebuah video dari Ketua Umum Partai Republik Satu, Hasnaeni Moein atau dikenal “Wanita Emas" kembali mendadak viral. Kini, isinya berupa klarifikasi atas isu dugaan pelecahan terhadap dirinya oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari.

Hasnaeni menyatakan, pengakuannya kepada sejumlah pimpinan parpol dalam rekaman video yang beredar di sejumlah platform media sosial (medsos) beberapa hari lalu, bukan suatu hal yang benar-benar terjadi.

"Saya Hasnaeni, (menyampaikan) Surat Pernyataan klarifikasi mengenai video saya yang beredar kemarin," ujar Hasnaeni dalam video yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/12).


Si Wanita Emas itu menyebutkan, video klarifikasinya itu direkam di Jakarta pada 11 Desember 2022.

Dalam rekaman itu, Hasnaeni tengah berada dalam lembaga pemasyarakatan (lapas), mengingat dirinya ditahan Kejaksaan Agung karena tersangkut kasus dugaan korupsi penyimpangan dana PT Waskita Beton Precast tahun 2016-2020.

"Melalui surat (klarifikasi) ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Ketua KPU Hasyim Asyari beserta jajarannya, serta melalui surat ini saya menyatakan dan mengklarifikasi," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Hasnaeni mengurai sejumlah poin klarifikasi pernyatannya kepada pimpinan-pimpinan parpol yang notabene dinyatakan tidak lolos tahapan pendaftaran dan verifikasi administrasi oleh KPU RI.

"Video yang beredar yang menyatakan bahwa saya telah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan yang telah dilakukan Ketua KPU Hasyim Asyari, maka saya nyatakan bahwa hal itu tidak benar," ucapnya menerangkan.

Hasnaeni menyatakan hal tersebut tidak benar lantaran pada saat video direkam kondisinya tidak dalam keadaan stabil.

"Perkataan itu saya katakan karena kekesalan saya dan kekhilafan saya akibat saat ini saya sedang mengalami sakit depresi," urainya.

Selain itu, Hasnaeni juga menegaskan hubungan yang sebenarnya terbangun antara dirinya dengan Ketua KPU RI Hasyim Asyari.

"Bahwa pada faktanya hubungan saya yang ada selama ini antara Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, adalah hubungan yang bersifat profesional saja dan tidak lebih dari itu," tuturnya.

Karena itu Hasnaeni menyatakan, jika informasi dalam video pernyataannya kepada pimpinan-pimpinan parpol yang tak lolos pendaftaran dan verifikasi administrasi itu beredar, maka dapat dipastikan tidak benar.

"Bahwa saya memastikan jika di kemudian hari terjadi lagi kejadian serupa yang dilakukan oleh pihak manapun, saya nyatakan hal itu tidak benar," katanya.

"Demikian surat pernyataan dan klarifikasi ini saya buat agar diketahui seluruh pihak yang terkait dalam hal ini, serta saya tanda tangani secara sadar dan tidak di bawah tekanan pihak manapun," demikian Hasnaeni menutup.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya