Berita

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari/Net

Politik

Hasyim Asyari Harus Jujur Akui Siapa Sutradara Desain Menangkan Ganjar pada Pilpres 2024

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 07:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kejujuran menjadi satu hal yang tengah ditunggu-tunggu publik dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari. Ia harus jujur mengakui siapa aktor di balik desain untuk memenangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu harus diakui Hasyim ketika tuduhan yang dilayangkan oleh Hasnaeni Moein atau Wanita Emas memang terbukti.

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, jika pengakuan Wanita Emas benar soal desain untuk memenangkan Ganjar di Pemilu 2024, maka Hasyim harus diperiksa oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan harus dipecat dari KPU.


"Dan Hasyim harus jujur akui siapa aktor di balik desain atau sutradara menangkan Ganjar, itu wajib diusut. Saya percaya omongan Hasnaeni itu benar," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/12).

Muslim mengaku mempercayai omongan Hasnaeni benar lantaran sang Wanita Emas juga membuka aib sendiri soal skandal di hotel dengan Hasyim. Menurut Muslim, taruhan yang dilakukan terlalu mahal kalau sampai Wanita Emas berbohong.

"Hasnaeni itu berkata jujur. Soal desain menangkan Ganjar di pemilu itu sudah diberikan clue oleh Jokowi tentang ciri pemimpin rambut putih dan wajah keriput, kalau bukan Ganjar siapa lagi yang dimaksud Jokowi," tegasnya.

"Dan kelihatannya KPU hanya mau mensukseskan Ganjar sebagaimana arahan Jokowi. Tapi rupanya skenario itu bocor seperti pengakuan Hasnaeni itu," pungkas Muslim.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya