Berita

Prosesi misa natal tahun 2022 bagi terduga koruptor tahanan KPK/RMOL

Hukum

Fasilitasi Perayaan Natal bagi Tahanan, KPK Harap Terduga Koruptor Insaf

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 19:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Melalui momentum perayaan Natal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap para terduga koruptor untuk segera insaf atau taubat atas perbuatannya, serta kooperatif dalam mengikuti proses penegakan hukum.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, dalam peringatan Natal 2022, KPK memfasilitasi para tahanan untuk melaksanakan ibadah dan menerima kunjungan tatap muka dari keluarga serta para kerabatnya.

"Sejumlah 47 tahanan memanfaatkan momentum ini untuk menerima kunjungan dari 143 orang yang berkunjung pada Rutan KPK," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/12).


Rinciannya adalah, sebanyak 52 orang yang berkunjung di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih. Selanjutnya sebanyak 48 orang berkunjung di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur. Sedangkan di Rutan KPK pada Kavling C1 sebanyak 43 orang yang melakukan kunjungan.

Kunjungan itu kata Ali, dimulai pada pukul 10.00-12.00 WIB, dengan terlebih dulu dilakukan pendaftaran yang telah dibuka sejak pukul 07.30 dan penitipan makanan hingga pukul 09.30.

Selanjutnya, para tahanan melaksanakan Ibadah Natal pada pukul 13.30-15.00 di ruang tatap muka Rutan KPK pada Gedung Merah Putih. Ibadah berlangsung khidmat bersama Pendeta Selvanus Tuhumena dari Gereja Misi Injil Indonesia (GMII).

"Melalui momentum hari raya ini, KPK berharap bisa menjadi refleksi agar setiap insan menjauhi sifat-sifat dan perilaku yang dilarang agama, salah satunya korupsi," kata Ali.

Karena kata Ali, dengan korupsi, artinya seseorang telah mengambil hak orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Refleksi ini semoga juga bisa menjadi titik balik bagi para terduga pelaku korupsi, untuk segera menginsafi segala perbuatannya, kooperatif dalam mengikuti proses penegakan hukumnya, serta nantinya lahir kembali menjadi pribadi yang jujur berintegritas," pungkas Ali.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya