Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

IPO: Jokowi Endorse Ganjar hingga Prabowo Itu Melanggar Etika Kepala Negara

SENIN, 19 DESEMBER 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Laporan terhadap bakal calon presiden (Bacapres) Partai Nasdem Anies Baswedan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI atas tudingan curi start kampanye oleh Aliansi Pemuda Cinta Demokrasi (APCD) dinilai aneh.

Pasalnya, masa kampanye Pemilu Serentak 2024 belum dimulai dan sosialisasi yang dilakukan Anies pun dilakukan oleh sejumlah tokoh lain yang digadang capres maupun cawapres.  

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Senin (19/12).


“Tidak rasional tuduhan Anies curi start kampanye, sementara kampanye sendiri hari ini belum ada, sehingga semua bentuk promosi politik yang dilakukan siapapun sah saja, dan tidak berbeda dengan kegiatan non politis lainnya,” kata Dedi Kurnia.

Di sisi lain, Dedi justru merasa heran dengan sikap politis Presiden Joko Widodo yang secara vulgar mengendorse capres tertentu. Mulai dari “selanjutnya Prabowo” hingga “politik rambut putih” yang dikaitkan dengan Ganjar Pranowo.

Padahal, kata Dedi, Jokowi masih berstatus kepala negara.

“Jokowi memang tidak curi start kampanye, tetapi ia melanggar etika kepala negara yang berpihak dan bersikap politis,” tegas Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

“Sebagai kepala negara lakukan endorse politik merupakan kekeliruan, tentu memprihatinkan,” pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya