Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Meski Jokowi Sudah Baik, Calon Pemimpin Masa Depan Harus Berwawasan Global

SENIN, 19 DESEMBER 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepemimpinan Joko Widodo selama hampir dua periode yang dikenal merakyat, diyakini akan menjadi patokan dalam memilih pemimpin masa depan di Pemilu Serentak 2024.

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengatakan, pemilih pada Pilpres 2024 yang akan datang tentu sudah memiliki standar tersendiri dalam menentukan pilihan. Tetapi, diyakini pilihan itu adalah calon yang bisa melanjutkan kepemimpinan Jokowi.

Bukan saja soal pemilih, kata Fernando, gaya kepemimpinan Jokowi juga menjadi contoh pada calon kontestan nantinya.


"Sepertinya gaya kepemimpinan Jokowi yang merakyat masih diminati oleh masyarakat Indonesia, sehingga sangat wajar ketika ada bakal calon presiden mencoba meniru gaya kepemimpinan Jokowi," ujar Fernando kepada wartawan, Senin (19/12).

"Sehingga ada yang seolah-olah merakyat dengan harapan para pemilih Jokowi akan menjatuhkan pilihan padanya," imbuhnya.

Meski figur Jokowi sudah cukup baik, lanjutnya, calon pemimpin juga harus memiliki kapasitas pada wawasan global dalam rangka menghadapi tantangan yang makin kompleks ke depan.

"Namun saya melihat ke depan, bukan hanya gaya kepemimpinan seperti Jokowi yang diinginkan oleh para pemilih, tetapi memiliki kemampuan dalam menghadapi tantangan global berkaitan dengan keamanan dan ekonomi," terangnya.

Sehingga, dia menyarankan, kepada siapapun yang berminat akan menjadi capres pada tahun 2024 yang akan datang, jangan hanya "jualan" kepemimpinan mirip Jokowi atau seolah-olah merakyat.

"Namun perlu ditunjukkan memang memiliki kepemimpinan yang kuat dan akan mampu membawa Indonesia akan lebih baik ke depan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya