Berita

Ilustrasi Kereta api/Net

Politik

Jelang Nataru, Eko Patrio: Jangan Ragu Bepergian Naik Kereta Api

MINGGU, 18 DESEMBER 2022 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peran serta PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam setiap hari-hari besar nasional tidak bisa dikesampingkan. Apalagi, sebentar lagi akan masuk ada hari besar Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Anggota Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio menyampaikan, PT KAI sebagai bagian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipastikan memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang akan bepergian dalam libur Nataru.

"Sebentar lagi PT KAI akan mempersiapkan tiket liburan natal dan tahun baru (Nataru). KAI menyiapkan tiket KA Jarak Jauh sebanyak 2.236.021 tiket," ujar Eko Patrio kepada wartawan di Jakarta, Minggu (18/12).


Pada tahun ini, dikatakan Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, KAI akan mempersiapkan rata-rata 484 Kereta Api (KA) per hari. Jumlah ini termasuk 56 KA tambahan yang KAI jalankan khusus pada angkutan Nataru.

"Jumlah KA yang beroperasi pada Nataru tahun ini mengalami peningkatan sebesar 29 persen jika dibandingkan pada Nataru tahun lalu sebanyak 375 KA," terangnya.

Eko pun berpesan agar masyarakat yang akan bepergian jarak jauh untuk tidak ragu menggunakan moda transportasi kereta api untuk cepat sampai tujuan.

"Jadi jika ada yang mau mudik, silahkan menggunakan KAI ini daripada harus cape-cape nyetir atau bawa kendaraan ke kampungnya. Lebih nyaman, lebih aman juga, selamat sampai tujuan," pesannya.

Pada sisi lain, Eko mengimbau bagi masyarakat yang menemukan kekurangan dalam pelayanan PT KAI untuk bisa melaporkan kepada dia sebagai mitra kerja BUMN atau langsung kepada layanan konsumen PT KAI.

"InsyaAllah, nanti aspirasinya akan saya coba perjuangkan ketika rapat dengan Kementerian BUMN dan ketika bertemu dengan Pak Menteri BUMN Erick Thohir dan Direktur PT KAI," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya