Berita

Presiden Joko Widodo dengan Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Survei di Lima Provinsi Besar, Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi-Maruf Amin Cukup Tinggi

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 21:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Survei yang dilakukan Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin relatif tinggi.

Dari lima provinsi yang menjadi objek survei, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, rata-rata tingkat kepuasan publik di semua provinsi tersebut di atas 65 persen. Bahkan di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, tingkat kepuasannya mencapai lebih dari 70 dan 80 persen.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menjelaskan bahwa survei yang melibatkan 5.000 responden ini dilakukan pada periode 26 November sampai 2 Desember 2022. Sementara metode yang digunakan adalah stratified multistage random.


“Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin cukup tinggi. Kalau kita lihat yang paling tinggi di Jawa Tengah, diikuti Jawa Timur dan DKI Jakarta,” kata Hanta Yuda dalam rilis surveinya, Kamis (15/12).

Dalam survei yang tingkat kepercayaanya mencapai 95 persen, didapatkan data bahwa tingkat kepuasan publik di Provinsi Jawa Barat terhadap kinerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin mencapai 68,2 persen. Selanjutnya di Provinsi Banten, 66,4 persen publik mengatakan puas terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sementara di tiga provinsi lainnya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin masing-masing di atas 70 persen, yakni DKI Jakarta 74,2 persen, diikuti Jawa Timur dengan 79,7 persen dan Jawa Tengah yang mencapai 84,3 persen.

Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin tidak lepas dari berbagai keberhasil yang mereka lakukan dalam menakhodai kehidupan bangsa, termasuk menghindarkan Indonesia dari krisis ekonomi global yang sempat melanda dunia pasca pandemi Covid-19.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya