Berita

Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen kampus berunjukrasa menolak pengesahan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) di depan Gedung DPR RI/RMOL

Politik

Demo Cabut KUHP di DPR, Mahasiswa Kenang 5 Korban RKUHP 2019 Silam

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 17:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen kampus berunjukrasa menolak pengesahan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, pada Kamis sore (15/12).

Dalam aksi ini, mahasiswa juga sekaligus memperingati kematian lima rekannya yang ikut aksi penolakan RKUHP dan UU KPK pada 2019 silam.

Mereka adalah Maulana Suryadi (23), Akbar Alamsyah (19) dan Bagus Putra Mahendra (15) di Jakarta dan dua mahasiswa Universitas Haluoleo yakni Immawan Randi (21) serta Muhammad Yusuf Kardawi (19).


Demikian disampaikan Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Bayu Satria Utomo saat ditemui wartawan di sela-sela aksi demonstrasi.

“Hari ini kita ada sekitar 1.000 sampai 1.500 massa aksi, dan kita akan tutup aksi hari ini dengan mengenang 5 korban yang gugur di 2019 akibat demonstrasi yang salah satu tuntutannya adalah menolak RKUHP pada saat itu,” kata Bayu.

Bayu menambahkan, pada penutupan aksi damai sore ini, massa aksi juga akan menggelar aksi menyalakan lilin dan tabur bunga untuk mengenang lima mahasiswa yang gugur pada 2019 lalu.

“Kita akan bawa foto korban, kita akan tabur bunga dan menyalakan lilin bersama,” demikian Bayu.

Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih menyampaikan aspirasinya dengan berorasi secara bergantian antar simpul mahasiswa. Semantara, aparat kepolisian masih berjaga-jaga mengawal jalannya aksi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya