Berita

Selebrasi jajaran PPP usai mendapat nomor urut 17 untuk Pemilu Serentak 2022/Ist

Politik

Pakai Nomor Urut 17 di Pemilu, Mardiono: Petunjuk Kebangkitan PPP untuk Mengawal Indonesia

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Nomor urut 17 yang akan dipakai Partai Persatuan Pembangunan untuk gelaran Pemilu Serentak 2024, kaya akan filosofi dan mempunyai makna baik.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan, angka 17 itu adalah petunjuk dari Allah SWT agar PPP terus mewarnai kancah perpolitikan Indonesia.

"Banyak filosofi yang termuat dalam nomor 17, seperti dideklarasikannya Indonesia, diturunkannya Al Quran pada 17 Ramadhan, dan jumlah salat dalam satu hari yaitu 17 rakaat,” ujar Muhamad Mardiono, Kamis (15/12).


Mardiono berpesan kepada para kadernya untuk memiliki semangat berjuang tinggi. Hal itu dilakukan demi rakyat yang akan menitipkan amanahnya kepada partai berlambang kabah ini.

“Kiranya dengan nomor 17, teman-teman memiliki filosofi perjuangan Islam juga. Ini semua menjadi kebangkitan umat Islam, kebangkitan PPP untuk terus mengawal Indonesia," tuturnya.

"Serta mengantarkan Indonesia menuju sejahtera, lahir batin, menjadi negara Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur,” imbuhnya.

Mardiono berharap, lewat nomor urut Pemilu yang baru ini pun bisa mendapat hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

“Harapannya, dengan nomor baru kita bisa mensosialisasikan ke masyarakat dan mendapat hasil yang lebih baik lagi tentunya,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya