Berita

Diskusi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) tema "Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Wirausaha Muda Dalam Menghadapi Ancaman Resesi di 2023" di Hotel Akmani, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Awiek: Wirausaha Muda di FKP Harus Peka Melihat Peluang dan Tantangan di Tengah Ancaman Resesi

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Para wirausahawan terutama generasi muda harus pandai melihat peluang dan peka membaca tantangan ke depan. Terutama, soal ancaman resesi global.

Begitu dikatakan anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi saat berbicara dalam diskusi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) tema "Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Wirausaha Muda Dalam Menghadapi Ancaman Resesi di 2023" di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Rabu (14/12).

Politisi yang karib disapa Awiek itu mengatakan, resesi tidak hanya di Indonesia tetapi ancaman resesi global karena pertumbuhan ekonomi global itu sekitar 2 persen. Sementara, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di atas rata-rata yakni 5 persen.


"Kondisi itu tentu menjadi peluang kenapa karena konsumsi domestik dan juga produksi domesti kita masih berlimpah," ujar Awiek.

Kata Awiek, besarnya pasar itu harus betul-betul dimanfaatkan para wirausaha muda. Terutama, dalam menghadirkan apa yang benar-benar diinginkan dan menjadi kebutuhan masyarakat.

"Pasarnya itu menjadi peluang bagi pelaku usaha, jadi kalaupun ada isu resesi dan macam-macam juga perlu dikhawatirkan, tapi juga ada pepeluang pertumbuhan. Intinya, kita tidak boleh mengabaikan semua potensi," terangnya.

Lebih lanjut, legislator PPP ini menekankan tentang optimisme dan tidak larut terhadap isu-isu yang berkembang untuk terus mengembangkan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Dan saya yakin anak-anak muda khususnya dan tergabung dalam FKP ini akan mampu untuk mengatasi," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FKP Mikail Rakhimi menyampaikan, pihaknya mencoba menarik mitra strategis dari pemerintah maupun swasta untuk memaksimalkan peluang yang ada saat ini.

Untuk program kedepan, lanjut Mikail, pertama tentang inkubasi dari tingkat pusat maupun tingkat daerah yang sedang disusun dalam satu peta jalan yang besar.

"Kedua kita sedang bicara tentang pesantren preneur, kita melihat bahwa ternyata hari ini Indonesia ini punya pesantren yang lumayan besar dan yang ketiga tentang sport industri," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya