Berita

Konfrensi pers Partai Ummat di DPP Partai Ummat, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (13/12)/RMOL

Politik

Merasa Disingkirkan dari Pemilu 2024, Amien Rais Minta KPU Diaudit hingga Ditindak DKPP

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 15:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Ummat menyampaikan tuntutan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilakukan audit hingga diperiksa oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (13/12).

Amien menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari sumber A1 mengenai ketidaklolosan parpol yang didirikannya pada tahapan verfak.


"Beberapa media mainstream yang mensinyalir adanya manipulasi oleh KPU untuk meloloskan parpol-parpol tertentu atas kekuatan politik yang besar," ujar Amien.

Sebagai akibat dari adanya dugaan manipulasi poses verfak oleh KPU RI, Amin menilai Partai Ummat satu-satunya parpol yang disingkarkan sebagai peserta Pemilu Serentak 2024.

"Sehingga Partai Ummat tidak bisa mengikuti Pemilu 2024," sambungnya.

Oleh karena itu, dirinya memastikan Partai Ummat mengajukan 3 tuntutan. Di mana yang pertama menuntut agar seluruh hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh KPU terhadap parpol baru dan parlemen segera diaudit oleh tim independen.

"Kedua, menuntut hasil verifikasi administrasi terhadap partai parlemen untuk juga diaudit secara independen dan dibuka seluas-luasnya kepada publik," katanya.

Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini juga menuntut DKPP agar segera memeriksa seluruh jajaran KPU Pusat hingga KPU Daerah terkait adanya dugaan kuat intervensi proses verfak yang berjalan mulai Oktober hingga awalDesember 2022 ini.

"Dan segera memberhentikan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Kami akan melayangkan surat ke DKPP untuk tuntutan," demikian Amien menutup.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya