Anggoat DPD RI, Fahira Idris/Net
Anggoat DPD RI, Fahira Idris/Net
Atas dasar itu, Anggota DPD RI Fahira Idris berpendapat tidak perlu masuk dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Kesehatan Omnibus Law. Menurut Fahira, jika UU Keperawatan tetap masuk dalam RUU Kesehatan Omnibus Law dikhawatirkan mengganggu berbagai pengaturan soal keperawatan yang saat ini sudah berjalan sangat baik.
Dalam catatan Fahira, UU Keperawatan sudah menjadi pondasi yang kuat dalam pengembangan profesi perawat di Indonesia. Sejak 2014, undang-undang ini sudah mengatur dari hulu ke hilir. Bahkan, kata Fahira, UU tersebut sudah mengatur pendidikan sampai praktiknya. Sampai saat ini hampir semua peraturan pelaksanaannya sudah terbit dan sudah mulai diimplementasikan baik di tingkat pusat dan sampai tingkat institusi.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55
Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36
Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20
Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59
Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45
Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25
Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59
Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40
Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28
Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59