Berita

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron/Net

Politik

Lembaga Survei Politik Menghisap Darah dan Membiarkan Pohon Demokrasi Meranggas

MINGGU, 11 DESEMBER 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus suap jual beli jabatan dengan tersangka Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyita perhatian publik. Hal ini lantaran uang suap yang diterima Abdul Latif turut digunakan untuk memupuk elektabilitas melalui lembaga survei.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi menjadi salah satu yang prihatin dengan peristiwa ini. Dia tidak habis pikir bagaimana elektabilitas semu dari lembaga survei “dikejar” oleh kepala daerah, sekalipun harus menggunakan uang hasil suap.

Adhie Massardi mengurai, jika demokrasi diibaratkan pohon, maka akademisi yang sembunyi di balik lembaga survei politik adalah parasit demokrasi.


“Mereka mengisap darahnya dan membiarkan pohon demokrasi meranggas. Memang ganas!” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/12).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menegaskan bahwa Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menggunakan uang suap Rp 5,3 miliar yang diterima untuk keperluan survei elektabilitas.

Selain suap jual beli jabatan, Latif juga diduga diterima uang pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bangkalan. Besarnya dipatok 10 persen setiap proyek di Pemkab Bangkalan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya