Berita

Dunia

Disemprit Kanada, Rusia Luncurkan Serangan Balik dengan Masukkan 200 Nama ke Daftar Hitam

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia mengumumkan sebanyak 200 tokoh terkemuka Kanada masuk dalam daftar hitam negara itu, pada Jumat (9/12). Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, tokoh-tokoh itu dilarang masuk ke Rusia.

Pengumuman itu datang tak lama setelah Kanada meluncurkan sanksi terhadap 33 warga Rusia.   

"Menanggapi sanksi pribadi yang diberlakukan oleh Ottawa, maka kami menolak masuk 200 warga negara Kanada, sebagai dasar timbal balik," kata Kementerian dalam situs resminya, seperti dikutip dari Reuters.


Mereka yang dilarang menginjak Rusia antara lain, Menteri Kesehatan federal Jean-Yves Duclos dan Premier British Columbia David Eby, bersama dengan mantan menteri kabinet Jody-Wilson Raybould, Jane Philpott, Catherine McKenna, Navdeep Bains dan Tony Clement.

Secara total, daftar warga negara Kanada yang secara permanen dilarang masuk ke Federasi Rusia hingga saat ini mencakup 1.204 nama.

Sebelumnya, Kementerian telah memanggil duta besar Kanada untuk Moskow terkait hal ini.
Kanada menjatuhkan sanksi terhadap 33 pejabat senior atau mantan pejabat Rusia dan enam entitas yang terlibat dalam dugaan "pelanggaran hak asasi manusia sistematis" terhadap warga sipil yang memprotes invasi Rusia ke Ukraina. 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya