Berita

Jurubicara Partai Keadilan Seahtera (PKS) M. Kholid/Net

Politik

PKS: Paslon Lebih dari Dua Bisa Cegah Polarisasi Pemilu

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 05:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Perlu upaya serius untuk menurunkan suhu politik jelang menyambut pemilihan umum (pemilu) di tahun 2024 mendatang. Salah satunya adalah pemerintah harus menertibkan para buzzer politik.

Hal itu merupakan pendapat Jurubicara Partai Keadilan Seahtera (PKS) M. Kholid, Jumat (9/12).

Selain itu, Kholid mengusulkan ada lebih dari dua pasangan calon (Paslon). Imbas dari lebih dari dua Paslon akan mencegah polarisasi terjadi.


"Buzzer politik harus |ditertibkan. Dan dorong paslon lebih dari 2 paslon. Sehingga polarisi dapat dihindari," demikian kata Kholid, Jumat (9/12).

Sejauh ini, dinamika politik yang terjadi ada poros koalisi PKS, Nasdem dan Demokrat nampak dekat dalam membangun koalisi. Selain itu, ada koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP.

Selain itu, ada poros Koalisi Indonesia Raya yang terdiri PKB dan Gerindra. Untuk PDIP belum diketahui akan membangun koalisi dengan partai apa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya