Berita

Presiden Peru yang digulingkan Pedro Castillo/Net

Dunia

Pedro Castilo yang Terguling Bakal Menghadapi Hukuman 20 Tahun Penjara

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 12:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Hukuman 20 tahun penjara bakal dihadapi Pedro Castillo, presiden Peru yang baru saja terguling. Castillo telah didakwa menghasut pemberontakan, menurut media lokal El Comercio.

Menurut surat kabar tersebut, Castillo telah ditahan oleh polisi selama sepuluh hari atas beberapa tuduhan, termasuk upaya untuk mengatur pemberontakan (pasal 346 KUHP Peru), yang membawa hukuman penjara dari sepuluh hingga dua puluh tahun.

Selain itu, mantan presiden itu dituding melakukan penyalahgunaan jabatan dan pelanggaran ketertiban umum. Dia juga menghadapi sejumlah dakwaan lain yang terkait dengan kejahatan terkait korupsi.


Kasus-kasus kriminal selama ia menjabat apa dipaparkan di pengadilan.

Castillo digulingkan oleh parlemen pada hari Rabu. Rangkaian peristiwa dramatis pada Rabu (7/12) itu dimulai dengan Castillo memberikan pidato di televisi nasional di mana dia mengumumkan keadaan darurat.

Dia mengumumkan bahwa dia akan membubarkan Kongres yang dikendalikan oposisi, sebuah langkah yang mengejutkan baik di Peru - beberapa menteri mengundurkan diri sebagai protes.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi dia berkata: "Menanggapi tuntutan warga di seluruh pelosok negeri, kami telah memutuskan untuk mendirikan pemerintahan luar biasa yang bertujuan menegakkan kembali supremasi hukum dan demokrasi."

Beberapa jam setelah pidatonya, aksi protes pun terjadi, dan  pemakzulan diluncurkan kepadanya. Ini adalah pemakzulan ketiga sejak dia menjabat pada Juli 2021.

Peru, adalah produsen tembaga terbesar kedua di dunia dan salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Latin. Negara itu telah melihat serangkaian presiden digulingkan dari jabatannya atau dipenjara atas tuduhan korupsi selama tiga dekade terakhir.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya