Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Di DK PBB, India Desak Rusia dan Ukraina Kembali ke Jalur Diplomasi

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India mendesak Rusia dan Ukraina untuk kembali ke jalur diplomasi dan dialog, alih-alih menggunakan kekerasan dan melanjutkan perang.

Desakan itu disampaikan oleh Perwakilan Tetap India untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ruchira Kamboj saat berpidato di pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Ukraina, seperti dikutip dari NDTV pada Kamis (8/12).

"India secara konsisten menyerukan penghentian segera permusuhan dan diakhirinya kekerasan. India telah meminta kedua belah pihak untuk kembali ke jalur diplomasi dan dialog, dan juga menyatakan dukungannya untuk semua upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik," ujar Kamboj.


Kamboj mengatakan, India percaya tidak ada solusi yang dapat menyelesaikan masalah dengan menelan korban tak bersalah.

Sebagai tindak lanjut, Perdana Menteri India Narendra Modi juga telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menegaskan kembali posisi India.

"India siap mendukung semua upaya yang ditujukan untuk de-eskalasi,” tegas Kamboj.

Terkait situasi di Ukraina, Kamboj mengatakan India prihatin dengan situasi saat ini karena konflik telah merenggut banyak nyawa dan menjadi penderitaan bagi rakyat, terutama perempuan, anak-anak, dan lansia.

India sendiri berupaya dengan memberikan bantuan kemanusiaan pada Ukraina. Sejauh ini, India telah mengirimkan 12 kiriman bantuan kemanusiaan ke Ukraina. Atas permintaan pemerintah Ukraina, India juga telah memberikan bantuan keuangan untuk rekonstruksi lembaga pendidikan.

Kamboj juga menyoroti besarnya dampak dari perang di Ukraina, yang tidak hanya terbatas di Eropa. Perang telah memperburuk kekhawatiran atas ketahanan pangan, pupuk, dan bahan bakar, khususnya di negara-negara berkembang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya