Berita

Ferdy Sambo saay menjalani sidang/RMOL

Politik

Tiga Anak Buah Ferdy Sambo Stres Setelah Yosua Hutabarat Ditembak Mati

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 12:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga anak buah Ferdy Sambo menjawab terbata-bata dan kebingungan usai peristiwa penembakan yang mengakibatkan Nofriansyah Yosua Hutabarat meninggal dunia.

Begitu kata mantan Karo Provos Mabes Polri Brigjen Benny Ali saat memberi keterangan di persidangan lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu siang (7/12).

Benny memulai kesaksian dengan bercerita awal mula dirinya tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.


Saat di TKP itu, Benny bercerita bahwa dirinya memintai keterangan kepada orang-orang yang ada di lokasi, yaitu terhadap Ricky Rizal, Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan Kuat Ma'ruf.

"Pada saat saudara tanya ke Richard kepada Ricky dan Kuat, jawaban mereka spontan atau berhenti dulu?" tanya Majelis Hakim kepada saksi Benny.

Benny mengungkapkan, bahwa ketiganya menjawab sepotong-sepotong dengan wajah yang bingung dan stres.

"Ya mungkin saat itu bingung, mereka mejawab ya sepotong, jawab lagi. Jadi, memang situasi saat itu kelihatan wajah-wajahnya itu sedang bingung, sedang stres," ujar Benny.

Benny pun menjelaskan apa saja yang ditanya kepada ketiga anak buah Sambo pada saat itu setelah terjadinya penembakan terhadap Yosua.

"Jadi yang pertama yang saya tangani ini Richard, setelah dia menyerahkan senjata itu, saya tanya, ini ada kejadian apa? Beliau bercerita waktu itu, 'saya sedang di atas bersama Kuat, selanjutnya mendengar ada suara teriakan, saya turun ada saudara Yosua di depan kamar. Beliau bertanya ada apa bang, langsung dibalas tembakan, sehingga terjadi tembak menembak yang mengakibatkan almarhum Josua meninggal'. Itu yang saya lakukan pada Richard," cerita Benny.

Tak lama kemudian, Benny menanyakan kepada Kuat Ma'ruf terkait peristiwa tersebut. Pada saat itu, Kuat mengaku berada di atas rumah.

"Saya tanya, Kuat kamu ada di mana? Beliau bilang ada di atas, 'saya ada di atas', ngapain? Kalau gak salah beliau waktu itu bilang 'saya mau menutup pintu'. Saat terjadi ledakan kamu ke mana? 'saya takut saya tiarap', itu jawaban dia saat itu," kata Benny.

Kemudian, Benny juga melakukan pemeriksaan terhadap Ricky Rizal. Pada saat itu, Ricky kata Benny, bercerita seda ada di carport dan mendengar adanya suara tembakan.

"Tapi dia (Ricky) nggak bilang dia masuk, dia hanya duduk, tiarap, melihat ke arah dalam, terjadi tembak menembak," tuturnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya