Berita

Komando Distrik Militer (Kodim) 1509/Labuha kibarkan bendera merah putih sebagai penegasan Kepulauan Widi adalah milik Indonesia/Net

Pertahanan

Dikabarkan Bakal Dilelang, TNI AD Kibarkan Bendera Merah Putih di Kepulauan Widi

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 00:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

TNI AD melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 1509/Labuha kibarkan bendera merah putih sebagai penegasan Kepulauan Widi adalah milik Indonesia. Selain mengibarkan bendera, prajurit TNI juga mengecat rumah merah putih di pulau yang masuk wilayah Gane Timur, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Pengibaran bendera ini, merespon ramainya kabar PT Leadership Islands Indonesia (LII) sebagai pemegang izin pengelolaan Kepulauan Widi akan melelang kepulauan di timur Indonesia itu.

Berdasarkan kabar itu, lelang bakal digelar pada 8�"14 November 2022 di Sotheby’s Concierge Auctions, New York, Amerika Serikat.


Dandim 1509/Labuha Letkol Kav Romy Parnigotan Sitompul mengatakan pengibaran bendera itu untuk kembali menegaskan bahwa Kepulauan Widi tidak diperjualbelikan.

"Seperti kita ketahui salah satu situs asing menempatkan Kepulauan Widi yang akan dijual," kata Romy dalam keterangannya, Selasa (6/7).

Dia mengatakan, sesusai dengan perundang-undangan yang berlaku, sudah menjelaskan bahwa wilayah Indonesia tidak bisa dijualbelikan. Tetapi, hanya bisa untuk dikelola secara berkala dan berizin resmi.

"Kami dari TNI AD akan mengamankan Aset Milik Negara dan perlu kita turun tangan karena ini masalah kedaulatan negara, kita berharap tidak lagi terjadi hal-hal seperti ini," tegasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya